Senin, 31 Maret 2014


Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android Dengan Muda


Haykal | June 22, 2013 | Aplikasi Android, Tips Trik | No Comments Ponsel android saat ini merupakan ponsel yang paling banyak dgemari dan juga diminati dari semua kalangan. Baik itu kalangan muda ataupun kalangan tua. Maka tak heran jika saat kita berjalan banyak sekali kita menemui orang memegang ponsel mereka.
Walaupun ponsel android saat ini sangat populer, namun ada beberapa permasalah yang kadang juga dihadapi. Salah satunya adalah masalah aplikasi android. Beberapa diantara kita mungkin memiliki sebuah smartphone yang sudah memiliki aplikasi default. Namun kita ingin menghapusnya. Tetapi kebanyakan orang awam tidak mengetahui bagaimana cara menghapus aplikasi bawaan android tersebut.
Nah, kali ini kami akan membahas cara menghapus aplikasi bawaan Android dengan mudah. Disini akan saya jabarkan 2 aplikasi yang dapat mengatasi hal tersebut.
Sebagai seorang pecinta android pasti anda juga suka mengutak-atik ponsel android anda, tentu anda juga tahu aplikasi-aplikasi apa saja yang mungkin tidak berguna bagi anda atau jarang dipakai. Sebenarnya banyak sekali macam aplikasi yang dapat digunakan untuk menghapus aplikasi bawaan dari ponsel ponsel android. Nah, diantaranya adalah berikut ini.
1. SystemApp Remover
Aplikasi ini sangat mudah didapat karena anda dapat mencari aplikasi ini di google store dan langsung dapat mendowloadnya. Jika anda sudah pernah melakukan praktek dengan cara memindahkan aplikasi basis android ke kartu SD dengan menggunakan Link2SD, maka aplikasi ini dapat anda manfaatkan. Langsung saja buka aplikasi Link2SD dan carilah aplikasi yang sekiranya tidak penting dan yang ingin anda hapus, lalu tekan + hold, selanjutnya akan muncul beberapa pilihan yang tersedia dan akan ada option untuk uninstall.
2. Titanium Backup
Cara lain adalah dengan menggunakan aplikasi Titanium Backup. Titanium Backup adalah aplikasi yang sudah terbukti sangat berguna dan sangat terkenal yang memiliki fungsi untuk melakukan backup aplikasi pada ponsel dengan basis android yang sudah tertanam di dalam ponsel anda hingga malalui data-datanya juga bisa ikut serta dibackup.
Cara menghapus aplikasi pada system android dengan menggunakan Titanium Backup adalah dengan membuka aplikasi Titanium Backup terlebih dahulu lalu anda dapat memilih Tab Backup atau Restore, disana akan dapat terlihat list dari semua aplikasi yang ada. Pilihla aplikasi mana yang anda anggap tidak penting dan anda ingin menghapusnya kemudian tekan lalu akan muncul lagi beberapa option, dan salah satu optionnya adalah uninstall.
Setelah anda mengetahui bagaimana cara menghapus aplikasi bawaan androin pasti anda sekarang sedang berpikir sangat mudah bukan melakukannya. Semoga info mengenai menghapus aplikasi bawaan android ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Semakin Canggih Ponsel Semakin Mudah Disadap

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengamat  IT, Teguh Prasetya dalam seminar yang digelar oleh Indonesia ICT Forum (IIF) bertema,” Mencari Solusi Teknologi Handal Anti Penyadapan” menyorot bahwa dalam bisnis telekomunikasi masalah utama yang diperhatikan adalah masalah keamanan.
Biasanya masalah kemanan ini diklaim oleh pihak operator mencapai 99.9%. Bahwa sistem informasi dan teknologinya aman dari serangan pihak luar. Kemudian ketersediaan layanan, 99.9% dan keandalan teknologi, 99.9%. Standar tersebut merupakan standar baku pihak operator untuk menggelar dan meyakinkan teknologinya kepada konsumen.
"Namun, fakta berbicara lain. Kendati faktor keamanan menjadi perhatian utama dan menjanjijan 99.9%, sektor mobile malware  berkembang pesat baik secara teknologi maupun struktural," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/3/2014).
Apalagi cybercriminal sekarang ini tidak lagi sendirian,  para hacker atau penjual jasa malware sudah menjadi bagian dari operasi bisnis yang serius.
“Ini sudah menjadi bisnis tersendiri dan menggiurkan serta mendatangkan uang besar. Bisa Anda banyangkan jika penyedia jasa ini bisa memberikan data terpenting bagi kliennya, berapa pun si klien akan mau membayarny. Inilah salah satu kejahatan yang terstuktur yang memanfaatkan teknologi,” paparnya.
Teguh mengatakan, serangan malware kian hari kian mengganas. Ragam seragan itu bermacam macam, bisa melaui SMS, email, update software termasuk teknologi khusus yang digunakan untuk mengambil data dan informasi orang yang dikehendaki. Hanya saja, lanjut Teguh, masyarakat kita kurang aware terhadap bahaya serangan tersebut.  
Seperti diketahui penyadapan bertujuan untuk mengambil data percapakan dan data pribadi yang menjadi sasaran penyadap. ”Kita tidak sadar, tiba-tiba hape kita tidak dipakai, kok, baterainya tiba-tiba panas. Bisa jadi, ponsel kita sedang mengirimkan data-data Anda ke server  pihak ketiga. Apalagi semakin pintar ponsel yang Anda pakai, semakin mudah untuk disadap dan semakin mudah untuk diapa-apain karena banyak program yang tertanam dalam ponsel tersebut,” ungkap Teguh.
Menurut Teguh, berdasarkan survey yang dilakukan securelist, platform Android paling tinggi menjadi target serangan malware yakni mencapai 98,05%. Sebagaimana diketahui Android adalah OS terbuka yang memungkinkan berbagai aplikasi bisa didownload secara gratis.
Dalam mendownload aplikasi tersebut, bisa saja aplikasi itu sudah disusupi sitem  pengintai data sehingga secara tidak sadar ponsel Anda melakukan transfering data ke pihak ketiga. “Intinya harus hati-hati memilih aplikasi dan jangan meninggalkan jejak ketika mencoba  bergabai aplikasi. Secepatnya dellet dan bersihkan ponsel dari aplikasi yang tidak ramah,” ujarnya.
Kaitannya dengan peran operator sebagai penyedia layanan, maka pihak operator harus secara rutin mengaudit sistemnya dan berani menyatakan bahwa sistem yang dia gunakan sudah aman dari praktek penyadapan. “Hal ini penting untuk  memberi kenyamanan para pengguna,” ungkap Teguh. (Feryanto Hadi)